jumat malam, uda
menunjukan pukul 11pm, gua baru sampai rumah dari aktivitas tinggi hari ini,
mulai dari anterin nyokap ke RS buat check up, kelari seluruh kerjaan yang
tertunda berhari-hari, loading barang2 untuk sumbangan ke panti dan mulai sadar
kayanya ban mobil sedikit kempes karena overload... fiuhh... but finally i was
home..
buruan taking shower dan
mulai nyiapi uang buat dimasuki ke amplop kecil yang rencananya mau di kasih ke
penghuni panti
awalnya masih ragu
apakah uangnya mau dikasih ke penghuni langsung atau pengurus panti, tapi setelah
diskusi dengan beberapa teman, akhirnya sepakat sebagian uang dikasih langsung
ke mereka untuk menghindari uangnya disalah gunakan oleh pengurus (based on
experience teman yang pernah pergi ke panti lain katanya sebagian pengurus
tidak benar dalam mengelolah keuangan panti).
shock juga donasi cash
yang terkumpul cukup banyak padahal cuma seminggu menggalang, ini namanya power
of medsos by medsos expert (me :p lol), ga kok, ini berkat teman2 yang bantu
share dan semangat banget pengen memberi.. you are so so so awesome guysss....
setelah dihitung2
uangnya sisa lumayan banyak, dan akhirnya sebagian dipisah untuk dibagikan
langsung ke penghuni, luckily ada stock uang si hubby yang masih kinclong jadi
dipinjem dulu, dan sisanya direncanakan akan dikasih ke pengurus panti setelah
datang kesana dan mengobrol ke penghuni apakah pengurusnya cukup dapat
dipercaya (hahaha curigaan banget ya...)
satu lagi yang
membingungkan gua, ini uang mau dikasih via TT atau cash, soalnya kalo cash gua
ga ada bukti memberinya, kalo TT nanti dibilang bukti TT palsu dan editan,
awhhh gua paling ga doyan pegang duit orang sebenarnya T_T just for this time... gua tanya di group
yang isinya ibu2 wise membantu galang dana ini, mereka sarankan untuk kasih
cash aja dan percaya uangnya ga gua bawa kabur hahahaha..
ini sedikit penampakan
nya
nah kelar juga kerjaan
hari ini dan berharap bisa bobo nyenyak karena besok pagi uda mulai perjalanan
ke panti yang notabene uda dikenal wilayah macet penuh kontainer dan trailer...
cupss... bobo... ngitung
sapi... doa bapa kami... uda pipis 2x... ternyata blm bisa tidur sodara2...
hahahaha
ini lah namanya derita
ibu hamil, jadwal tidur tidak menentu.. awhh finally i was slept till 6.30am
lol
Saturday 040616
bagun pagi kuterus mandi
dan menyiapkan sarapakan suamiiii... (tipe istri soleha)
tapi kebalikannya,
bagun pagi kuterus mandi
dan makan sarapan disiapkan suamiii hahahaha....
hari ini win ga ngantor,
biasa ini orang susah banget disuruh bolos kerjaan, paling anti dia, doyan
banget ngantor, tapi dia kasian sama gua yang uda males nyetir dan punya
masalah kaki kram selama hamil ini.. gua awalnya bilang ke dia, nanti gua naik
uber aja deh, gua males nyetir, mobil 1 dibawa adik gua ga cukup jg taro
barang2, jadi perlu sewa 1 mobil lg... eh beberapa hari lalu dia bilang, gua
ikut aja, kerjaan gua kelari dulu jumat.. hahaha akhirnya sadar diri dia menemani
istrinya yang hamil tua :*
hari ini sampai kantor
lebih awal dari biasanya, 8.30am.. pegawai gua satu pun blm nongol zzzz.. tapi
pagi2 uda mulai ribet soalnya ada beberapa barang belum dimasuki ke mobil dan
mulai mikir itu nasi box 101pcs mau diletakan dimana hahaha soalnya bagian
belakang mobil uda full, ban sedikit kempes karena membawa barang lebih dari
muatan lol
akhirnya mulai muncul
ini pegawai2 dan gua baru ingat setelah check beberapa request dari pengurus
untuk dibawakan buah2an kalo bisa soalnya mereka oma opa susah makan, jadi kalo
kasih buah seger kan enak... langsung deh pegawai tiba dan minta mereka ke
pasar terdekat beli beberapa semangka dan melon as request.
nah nambah lagi kan
barang2 yang musti dibawa, alhasil cuma ajak 4 pegawai, dan masing2 pegawai
duduk di mobil dengan posisi memegang nasi box dan dengan ganjalan di kaki
mereka beberapa dus barang hahaha.. gua dah bayangi,, pegel nih kalo macet di
jalan lol tapi pagi2 kami masih semangat jalan menuju pantii.. jiayoo...
berikut penampakan
barang yang kami bawa dengan 2 mobil
List nya sebagai berikut
:
BERAS 5PAX
|
MINUMAN BOTOL
|
JAVANA 60PCS
|
FLORIDA 36PCS
|
RINSO 10PAX
|
PEPSODENT 20PCS
|
RICHESE 60PCS
|
GULAKU 2 DUS
|
MINYAK FILMA 5 DUS
|
KEMBANG TAHU 2 IKAT (20PCS)
|
MILO 3 IN 1 DUSC BESAR ISI 504PCS
|
KECAP BANGO SACHET 5 DUS
|
INDOMIE GORENG 2 DUS
|
SUPERBIHUN 3 DUS
|
INDOMIE GORENG 1 DUS
|
SO KLIN DETERGEN 3PAX
|
1 DUS MINYAK GORENG TROPICAL
|
BERAS 3 PAX @5KG
|
ENTRASOL QUICKSTART 2 DUS
|
SUSU ZEE 2 DUS
|
SUSU ENTRASOL 8 PAX
|
DIABETASOL SUGARFREE
|
5 SAPU
|
5 PEL-AN
|
5 KAIN PEL
|
5 GALON CLEANING FLOOR
|
1 PENGKI
|
101 LUNCH BOX
|
BUAH-BUAHAN
|
3 GITAR YAMAHA
|
perjalanan dimulai jam
9.30, semalam uda search di net dan cek waze apakah ada location sesuai nama
panti, ternyata setelah di cek di waze yang cukup dekat dengan lokasi adalah
"SMP IMANUEL" letaknya di jalan swadaya II cilincing.
Kami mulai dengan masuk
tol dan turun tol Tj priok. dari sana kami ikuti jalan yang disarankan waze...
alamakkk.. jalan yang ditunjuki adalah jalan2 kecil penuh mobil, angkot, motor,
gerobak jualan, padat dan banyak simpang hahaha kalo digambarkan kaya masuk ke
jalan sekitar jelambar yang padat dan ini 2x lebih padat dari jelambar... dan
lebih parahnya beberapa jalan yang ditunjukan oleh waze tertutup plang hahaha
dan lagi ini sabtu, banyak acara kawinan disekitar jalan membuat kami harus
mengambil jalan lain dan search jalan terdekat... dan akhirnya kami keluar juga
dan nemui jalan raya.. waze oh waze...
keluar ke jalan raya,
ternyata tidak sampai disana kesusahan mencari jalan swadaya, sepanjang jalan
macet penuh kontainer dan trailler, sekitar 1.5 jam kaki saya yang ga nyetir
dan mangku nasi box mulai capek duduk kelamaan apalagi yang duduk dibelakang
mangku nasi box hahaha.. sabar ya anak2 bentar lagi sampai :p
finally ketemu juga
jalan swadaya II, masuk ke jalan tsb, jalanan penuh lumpur, tidak beraspal,
permukiman sekitar sangat kumuh, jalanan kecil2 dan agak berbau sampah, memang
terlihat beberapa spot adalah tempat penampungan sampah.. ya sesuai gambaran
pengurus saat saya telpon minggu lalu, beliau katakan wilayah yayasan bekas
tempat penampungan sampah. dan tidak sampai disini, kami pun kesulitan mencari
alamat pasti yayasan tsb, karena jalan2 nya kecil, dan mencoba bertanya kepada
beberapa masyarakat sekitar, sebagian tidak tahu dan sebagian menjelaskan lurus
aja nanti mentok ke kanan ketemu gang di kanan yang paling gede masuk ya...
ehmm agak bingung tapi kami pun mencoba..
lurus mentok ke kanan dan cari gang besar.. yg kami lewati adalah samping kali di kanan
sepertinya tidak ada banyak gang, dan kalopun ada rasanya kecil semua bagi saya
dan si driver hahaha
dan akhirnya saya menelepon
ke panti, daritadi di tlp tapi ga nyambung, dan kali ini nyambung, signal
telkomsel disana edge hahaha dan pengurus minta kami menunggu disamping
kali dan akan menjemput kami. akhirnya ketemu jg sama salah satu pengurus dan
mengikuti dia, ternyata gang besar yang disebut orang tadi melewati sebuah
jembatan kecil yang kayanya agak bahaya dilewati mobil dengan muatan banyak,
Puji Tuhann.. kami mampu melewati dan sampai juga deh di sebuah sekolah
tertulis TK SD SMP IMANUEL KAMPUNG SAWAH.
Ini sekolah mereka
turun dari mobil kami
disambut oleh beberapa anak kecil penghuni panti, dengan muka sumringah ingin
segera membatu mengangkat barang yang kami bawa. mereka bolak balik angkat
barang dari depan sekolah menuju bangunan yang dipakai sebagai greja disana.
mulai dari anak usia sekitar 5/6 tahun sampai belasan tahun membantu angkat
barang2. ada sedikit cerita lucu saat anak kecil yang mau angkat kain pel.
anak kecil : kain pel saja, saya angkat itu saja
win : kain pel ini berat lho, ini kalo mau bawa
satu saja
anak kecil (dengan tangan kanan uda penuh membawa barang
lain) : kasih lagi pak, lagi kain pel
win : kamu masih kuat? ini berat
anak kecil : kuat, kasih lagi saja, lagi
inilah penampakan si
anak kecil
setelah semua barang
diangkut, gua pun ikutan masuk ke dalam greja tsb, greja ini sangat sederhana,
kursi2 yang dipakai terihat berbeda jauh dengan kursi2 greja yang biasa saya datangi,
penerangan lampu dan design greja tidak sama dengan greja lain yang tesebar
sekitar jakarta dimana jemaat yang datang rapi, wangi, dan memakai sound system
terbaik, lighting LED, monitor besar2, disana hanya sebuah greja kecil dan
hanya ada 1 tv lcd kecil yang dipajang di bagian tengah greja sepertinya
digunakan untuk petunjuk lagu saat kebaktian.
gua disambut oleh para
pengurus panti, sebagian adalah anak-anak muda seusia gua dan beberapa ibu2.
mereka pun bergegas memanggil anak-anak lain yang masih di asrama dan beberapa
oma-oma.
ini sedikit percakapan
gua dengan mereka :
Me : mereka tinggal
dimana bu?
Pengurus : mereka
tinggal di asrama yang dipisah2 utk anak laki, cewe , jompo oma dan opa berbeda
rumah, sekitaran sini jg.
Me : untuk jomponya apa
masih bisa jalan sendiri?
Pengurus : ga semua bisa
jalan, hanya 5 oma yang bisa jalan dan musti di tuntun juga, yang lain ada yang
uda ga kuat, 1 buta, dan 1 lg sedang di rumah sakit untuk pengobatan. (dan
beliau meminta pengurus lain mengajak oma2 yang bisa berjalan untuk datang ke
greja)
Me : kalo anak2 pada
kemana (karena gua lihat sekilas dari infonya anaknya jumlah 43 orang dan yang
muncul blm sampai 43)
Pengurus : hari ini
sabtu, sekolah kami hanya sampai SMP bu, jadi yang uda SMA kami sekolahi di
sekolah lain, mereka masih sekolah, nanti mereka pulang naik angkot ke asrama.
dan sebagian pergi melayani doa, lagi ada yang pelayanan.
Me : anak disini paling
kecil umurnya berapa? dan apakah semua yatim piatu?
Pengurus : paling kecil
umur 3tahun, sebagian uda ga ada orang tua, tapi sebagian lagi ada, mereka
awalnya di titipkan disini karena orang tua ga punya dana untuk sekolah, disini
kami punya sekolah semuanya tidak kami kenakan biaya, tapi ya begitu, mereka
bilang hanya titip sebentar tapi banyak yang tidak datang lagi untuk menjenguk
anaknya. kalo pun ada biasanya datang jarang2.
Me : oh, kenapa masih
mau ditampung bu buat yg masih ada orang tua?
Pengurus : disini kami
menajalankan dengan kasih, jadi kasian juga mereka anak kecil tidak bisa
sekolah, disini kami masih ada yang mau ngajar dan membantu pendidikan mereka.
Me : apa ada dana
bantuan dari pemerintah bu?
Pengurus : ada,
pemerintah kasihnya 3 bulan sekali dana BOSS namanya, untuk beli buku-buku tapi
operasional sekolah semua kami tanggung, makanya sering kami tidak bisa
membayar gaji guru, untungnya mereka mengerti, disini kami tidak hanya mengajar
anak-anak panti saja, tapi banyak anak di kampung sini sekolah disini, kami tidak
pilih mereka muslim atau kristen, semua boleh sekolah, dan kami tidak kenakan
biaya. yang mengajar disini ada yang warga sekitar dan beberapa relawan guru.
Me : kalo untuk jompo,
apakah mereka tidak punya anak yang mau ngurus? dan berapa lama dititipkan? apa
anak nya ada kasih uang tiap bulan?
Pengurus : untuk jompo
ada beberapa dari greja-greja kecil lain yang diwilayahnya mereka uda ga ada
tempat tinggal jadi dititipkan disini, ada juga yang anaknya yang bawa, mereka
bilang tidak bisa urus, dan ada yang lucu karena anaknya laki, istri si anak ga
mau urus ibunya jadi dititip disini. kami tidak minta uang pangkal atau apa
untuk masuk ke panti kami, jadi mereka ga ada bayar sih, bahkan ada yang sakit
sampai meninggal pun anaknya tidak peduli lagi. kalo pas oma nya sakit kita
telpon mereka selalu bilang tidak sempat datang jadi ya kita urus sebisa
mungkin. kita ada suster yang bantu urus mereka buat makan dan mandi.
dan 5 oma pun masuk ke
greja dan menyalami kami tamu-tamu sambil berkata "shallom, Tuhan memberkati ya" ....
setelah gua sedikit
banyak ngobrol dengan pengurus gua perhatikan memang oma-oma ada yang uda
rapuh, dan juga ada yang gua curigai sedikit stress, karena diajak ngobrol ga
bisa, dan melamun2. melihat ke satu arah dalam waktu yang lama.. dan juga ada
yang kalo kita panggil dia ga bisa denger mungkin pendengaran nya kurang baik.
adik gua mulai ngajakin si oma ngobrol, tapi mungkin sedikit ngga nyambung
hahahaha
gua pun duduk dan
anak-anak pada duduk dibawah, sebagian melirik perut gua, sambil tanya "kapan lahirnya, kapan? kapan" gua
cm senyam senyum. dan ada lagi anak kecil tanya "bayinya uda berapa lama" hahaha pertanyaannya sedikit aneh..
gua pun menjawab "kan masih diperut
belum lahir dong"
anak2 sepertinya sangat
senang ketika ada yang datang, mereka tertawa-tertawa memandang kami, sebagian
melontarkan pertanyaan lucu dan mereka tidak terlihat sedang tertekan atau apa,
seorang anak laki-laki
muncul membawa gitar dan mengajak anak lain bernyanyi, mereka pun menyanyikan
pujian, dengan semangat, beberapa oma pun ikutan nyanyi, dan diakhir dengan doa
makan bersama.
Ini foto mereka
bernyanyi dengan khusuk
Makan siang pun dimulai,
mereka makan dengan lahap. menu hari ini sederhana, gua cuma pesan nasi box isi
ayam goreng, sayur, bakwan jagung dan telor balado. salah satu dari mereka bilang
"lauknya banyak sekali jadi bingung
makannya" hahaha 4 menu dibilang banyakkk.. mereka belum pernah
menikmati makan dengan 10 menu yang sudah umum kita temui di perjamuan acara
kawinan yaa,, bagaikan bumi dan pluto lol
saat makan selesai, ibu
veronica yang mengurus panti pun tiba, beliau berterima kasih ke gua, sambil
elus2 perut gua dan bilang, perutnya besar sekali, ini anak cowo ya... hahaha
kenapa 99% orang selalu benar menebak jenis kelamin baby gua.
ibu veronica mulai
bercerita bahwa beliau sudah 23tahun membangun panti ini. awalnya tidak ada
bangunan, semua bangunan ini dibangun oleh donatur yang baik2. beliau adalah
perawat seperti bidan, beliau juga membuka poliklinik di sekolah utk warga
sekitar dan dari dulu suka ada yang datang minta dibantu lahiran, soalnya
banyak dari masyarakat sekitar dulunya kalo lahiran perginya ke dukun. katanya
saat ini biaya untuk panti dan sekolah sekitar 80jt/bulan, beliau bekerja dan
mengandalkan Tuhan, dulunya beliau memiliki sekolah jahit sekitar yayasan dan
mengajar anak-anak muda, karena sekitar sana banyak pabrik2 dan pekerja suka
minta jahit pakaian. tapi beriring waktu sekolah itu pun mulai tidak diminati
dan akhir-akhir ini kebutuhan panti suka tidak memadai.
namun sekitar 1 bulan
lalu, ada seorang donatur datang dan mengambil foto yayasan dan panti, donatur
tsb mengatakan akan membantu ibu veronica menyebarkan info tentang yayasan ini,
nah itu lah yang gua temui dari repost di path salah satu teman gua.
ibu vero mengatakan,
beliau tidak ngerti memakai internet dan tidak menyangka bahwa hasil dari
sebaran tsb sangat membantu mereka, sudah satu bulan ini banyak yang datang,
jengukin bawain makanan dan keperluan. namum saat ini mereka blm ada donatur
rutin untuk membantu, jadi masih berharap persembahan kasih yang di dapat dari
ibadah greja untuk kebutuhan sehari-hari.
Akhirnya sampailah gua
dengan pernyataan ingin langsung memberikan sedikit dari sisa uang sumbangan
teman-teman, gua utarakan ke ibu vero, beliau bilang boleh aja kasih anak2 dan
oma2 uang, tapi beliau cerita, anak2 kalo dikasih uang suka pergi ke warnet seharian,
mereka di asrama ga ada net, jadi kalo ada uang pasti tujuan utamanya adalah
warnet, beliau khawatir anak2 didiknya membuka situs2 aneh di net. Dan untuk
oma2, sering kalo dikasih uang minta anak2 belikan mi ayam dengan saos yang
berlebihan, mereka suka sakit perut pada akhirnya, mecret sehingga pengurus
sibuk ngurusi oma2 buat ganti2 pampers. Bener juga sih, pernyataan ini tidak
diragukan, karena pas gua dateng, anak2 terlihat bermain di lapangan sekolah
dengan cuaca yang cukup panas(ya make sense kalo ada uang dibawa ke warnet
hahaha).
Beliau mengatakan, kalo
gua mau nyumbang uang boleh disumbangkan ke panti, karena beberapa minggu ini
anak2 minta diajak ke bogor untuk liburan naik kelas, mereka sangat jarang
pergi2, mereka ingin liburan ke bogor, mereka butuh dana untuk acara tsb, saat
ini sudah ada 3jt dananya dari donator tapi mereka butuh sekitar 10jtan untuk
sewa villa, bus dan biaya makan di bogor.
Ibu vero menyatakan,
kalo gua dapat sampaikan langsung ke anak2 bahwa saya menyumbangkan uang,
sehingga anak2 tau dan senang bahwa mereka kemungkinan besar jadi ke bogor. Jadi
saat itu juga anak2 yang “mendengarlah pastinya” (kan kita ngobrol depan mereka
hahaha) ditanya apakah mereka mau ke bogor, mereka lantas mengatakan iya mau…
Bu Vero : kalian mau ke
bogor sudah berdoa kepada Tuhan agar bisa pergi ga?
Anak2 : udah bu..
Bu Vero : nah, doa
kalian pelan2 terjawab, hari ini ibu novi datang memberikan donasi untuk
kalian, kalian senang?
Anak2 : senang bu,
terima kasih bu Noviiii….
Gua pun senyum2 dan memberikan
uang yang uda gua masuki amplop lebih dari 50 amplop (sayangnya karena tidak
terencana gua lupa buat foto saat gua kasih uang tsb)
Bu Vero : kalian tahu
kan biaya kita besar untuk sewa bus, sewa villa dan makan disana, kita harus
berdoa ya agar semua terkumpul dan kita jadi ke bogor.
Anak2 : iya bu..
Dan pada akhir cerita
mereka mulai mendoakan semua yang datang, gua uda infokan ke bu vero, bahwa ini
semua bukan dari gua, tapi dari teman2 yang mengalang gua hanya sebagai
pelaksana, tolong doakan juga orang2 yang buat semua donasi ini berarti buat
anak2. Beliau katakan iya akan kami doakan, setiap hari mereka punya 5
persekutuan doa bersama, beliau menginfokan kepada salah satu pengurus lain
untuk mendoakan kita yang memberi.
Gua pun berpamitan
dengan ibu vero, dan beliau memberikan kartu namanya, pesannya, kalo ada oma
opa ga ada rumah bisa didatangkan.. hahaha jangan sampe ya gua ketemu orang
tidak mau merawat orang tuanya…
Kami pun berfoto
bersama, untuk oma-oma tidak mau berdiri karena memang agak susah berdiri, dan
ada yang masih makan belum habis2 uda satu jam dan ada yang mukanya agak
bingung gt sih, jadi gua biarkan mereka tetap duduk di tempat mereka.
Saat gua melangkah
pulang, anak2 mulai datang dan menyalami dan mencium tangan gua… wahhh untung
gua dah cuci tangan tadi habis nyuir ayam goring lol
Dan gua berjalan masuk
ke mobil, sebelum masuk anak seorang anak kecil lagi yang mendatangkan gua dan
salam lagi dan cium tangan lagi dan bilang terima kasih.. senang ya bisa
membuat banyak orang bahagia dengan kehadiran dan usaha menggalang dana yang
selama ini blm pernah gua lakukan.
Pegawai2 gua pun
terlihat hepi, kami belum pernah mengadakan acara seperti ini sebelumnya,
selama ini hanya ikutan nyumbang aja tapi ga berpartisipasi secara langsung. Hadir
di antara mereka membuat kami dapat merasakan bahwa banyak orang di luar sana
kekurangan dan memiliki rasa syukur lebih besar daripada kami yang sudah berkecukupan.
Perjalanan pulang pun
ditempuh sekitar 1 jam-an untuk sampai ke kantor kembali. Dan semua kerjaan uda
lah.. senin aja dikerjakan, hari ini cukup melelahkan, gua aja merasa tepar
apalagi mereka yang duduk dengan space kecil merangkul nasi box dibelakang tadi
pagi…
Ini acara amal pertama
yang gua adakan, semua bisa berjalan karena bantuan teman2 yang memiliki jiwa
besar untuk membantu sesama, next time kita adakan lagi ya… dan semoga lebih
terorganisir dan makin banyak yang mau terjun langsung agar mendapatkan feel
nya..
Special thanks buat
wenny dan group emak rempong jambi yang uda bantu repost2 dan mengalang dana
dari teman2 lain yang saya pun ga kenal tapi datang atas dasar percaya dan
keinginan berbagi..
Keep blessed to bless others
yaaa…