Sunday, June 5, 2016

berbagi kasih

jumat malam, uda menunjukan pukul 11pm, gua baru sampai rumah dari aktivitas tinggi hari ini, mulai dari anterin nyokap ke RS buat check up, kelari seluruh kerjaan yang tertunda berhari-hari, loading barang2 untuk sumbangan ke panti dan mulai sadar kayanya ban mobil sedikit kempes karena overload... fiuhh... but finally i was home..

buruan taking shower dan mulai nyiapi uang buat dimasuki ke amplop kecil yang rencananya mau di kasih ke penghuni panti

awalnya masih ragu apakah uangnya mau dikasih ke penghuni langsung atau pengurus panti, tapi setelah diskusi dengan beberapa teman, akhirnya sepakat sebagian uang dikasih langsung ke mereka untuk menghindari uangnya disalah gunakan oleh pengurus (based on experience teman yang pernah pergi ke panti lain katanya sebagian pengurus tidak benar dalam mengelolah keuangan panti).

shock juga donasi cash yang terkumpul cukup banyak padahal cuma seminggu menggalang, ini namanya power of medsos by medsos expert (me :p lol), ga kok, ini berkat teman2 yang bantu share dan semangat banget pengen memberi.. you are so so so awesome guysss....

setelah dihitung2 uangnya sisa lumayan banyak, dan akhirnya sebagian dipisah untuk dibagikan langsung ke penghuni, luckily ada stock uang si hubby yang masih kinclong jadi dipinjem dulu, dan sisanya direncanakan akan dikasih ke pengurus panti setelah datang kesana dan mengobrol ke penghuni apakah pengurusnya cukup dapat dipercaya (hahaha curigaan banget ya...)

satu lagi yang membingungkan gua, ini uang mau dikasih via TT atau cash, soalnya kalo cash gua ga ada bukti memberinya, kalo TT nanti dibilang bukti TT palsu dan editan, awhhh gua paling ga doyan pegang duit orang sebenarnya T_T just for this time... gua tanya di group yang isinya ibu2 wise membantu galang dana ini, mereka sarankan untuk kasih cash aja dan percaya uangnya ga gua bawa kabur hahahaha.. 

ini sedikit penampakan nya





nah kelar juga kerjaan hari ini dan berharap bisa bobo nyenyak karena besok pagi uda mulai perjalanan ke panti yang notabene uda dikenal wilayah macet penuh kontainer dan trailer...

cupss... bobo... ngitung sapi... doa bapa kami... uda pipis 2x... ternyata blm bisa tidur sodara2... hahahaha 

ini lah namanya derita ibu hamil, jadwal tidur tidak menentu.. awhh finally i was slept till 6.30am lol




Saturday 040616

bagun pagi kuterus mandi dan menyiapkan sarapakan suamiiii... (tipe istri soleha) 
tapi kebalikannya, 
bagun pagi kuterus mandi dan makan sarapan disiapkan suamiii hahahaha....

hari ini win ga ngantor, biasa ini orang susah banget disuruh bolos kerjaan, paling anti dia, doyan banget ngantor, tapi dia kasian sama gua yang uda males nyetir dan punya masalah kaki kram selama hamil ini.. gua awalnya bilang ke dia, nanti gua naik uber aja deh, gua males nyetir, mobil 1 dibawa adik gua ga cukup jg taro barang2, jadi perlu sewa 1 mobil lg... eh beberapa hari lalu dia bilang, gua ikut aja, kerjaan gua kelari dulu jumat.. hahaha akhirnya sadar diri dia menemani istrinya yang hamil tua :*

hari ini sampai kantor lebih awal dari biasanya, 8.30am.. pegawai gua satu pun blm nongol zzzz.. tapi pagi2 uda mulai ribet soalnya ada beberapa barang belum dimasuki ke mobil dan mulai mikir itu nasi box 101pcs mau diletakan dimana hahaha soalnya bagian belakang mobil uda full, ban sedikit kempes karena membawa barang lebih dari muatan lol

akhirnya mulai muncul ini pegawai2 dan gua baru ingat setelah check beberapa request dari pengurus untuk dibawakan buah2an kalo bisa soalnya mereka oma opa susah makan, jadi kalo kasih buah seger kan enak... langsung deh pegawai tiba dan minta mereka ke pasar terdekat beli beberapa semangka dan melon as request.

nah nambah lagi kan barang2 yang musti dibawa, alhasil cuma ajak 4 pegawai, dan masing2 pegawai duduk di mobil dengan posisi memegang nasi box dan dengan ganjalan di kaki mereka beberapa dus barang hahaha.. gua dah bayangi,, pegel nih kalo macet di jalan lol tapi pagi2 kami masih semangat jalan menuju pantii.. jiayoo...

berikut penampakan barang yang kami bawa dengan 2 mobil


List nya sebagai berikut :

BERAS 5PAX
MINUMAN BOTOL
JAVANA 60PCS
FLORIDA 36PCS
RINSO 10PAX
PEPSODENT 20PCS
RICHESE 60PCS
GULAKU 2 DUS
MINYAK FILMA 5 DUS
KEMBANG TAHU 2 IKAT (20PCS)
MILO 3 IN 1 DUSC BESAR ISI 504PCS
KECAP BANGO SACHET 5 DUS
INDOMIE GORENG 2 DUS
SUPERBIHUN 3 DUS
INDOMIE GORENG 1 DUS
SO KLIN DETERGEN 3PAX
1 DUS MINYAK GORENG TROPICAL
BERAS 3 PAX @5KG
ENTRASOL QUICKSTART 2 DUS
SUSU ZEE 2 DUS
SUSU ENTRASOL 8 PAX
DIABETASOL SUGARFREE
5 SAPU
5 PEL-AN
5 KAIN PEL
5 GALON CLEANING FLOOR
1 PENGKI
101 LUNCH BOX
BUAH-BUAHAN
3 GITAR YAMAHA

perjalanan dimulai jam 9.30, semalam uda search di net dan cek waze apakah ada location sesuai nama panti, ternyata setelah di cek di waze yang cukup dekat dengan lokasi adalah "SMP IMANUEL" letaknya di jalan swadaya II cilincing. 

Kami mulai dengan masuk tol dan turun tol Tj priok. dari sana kami ikuti jalan yang disarankan waze... alamakkk.. jalan yang ditunjuki adalah jalan2 kecil penuh mobil, angkot, motor, gerobak jualan, padat dan banyak simpang hahaha kalo digambarkan kaya masuk ke jalan sekitar jelambar yang padat dan ini 2x lebih padat dari jelambar... dan lebih parahnya beberapa jalan yang ditunjukan oleh waze tertutup plang hahaha dan lagi ini sabtu, banyak acara kawinan disekitar jalan membuat kami harus mengambil jalan lain dan search jalan terdekat... dan akhirnya kami keluar juga dan nemui jalan raya.. waze oh waze...

keluar ke jalan raya, ternyata tidak sampai disana kesusahan mencari jalan swadaya, sepanjang jalan macet penuh kontainer dan trailler, sekitar 1.5 jam kaki saya yang ga nyetir dan mangku nasi box mulai capek duduk kelamaan apalagi yang duduk dibelakang mangku nasi box hahaha.. sabar ya anak2 bentar lagi sampai :p



finally ketemu juga jalan swadaya II, masuk ke jalan tsb, jalanan penuh lumpur, tidak beraspal, permukiman sekitar sangat kumuh, jalanan kecil2 dan agak berbau sampah, memang terlihat beberapa spot adalah tempat penampungan sampah.. ya sesuai gambaran pengurus saat saya telpon minggu lalu, beliau katakan wilayah yayasan bekas tempat penampungan sampah. dan tidak sampai disini, kami pun kesulitan mencari alamat pasti yayasan tsb, karena jalan2 nya kecil, dan mencoba bertanya kepada beberapa masyarakat sekitar, sebagian tidak tahu dan sebagian menjelaskan lurus aja nanti mentok ke kanan ketemu gang di kanan yang paling gede masuk ya... ehmm agak bingung tapi kami pun mencoba..

lurus mentok ke kanan dan cari gang besar.. yg kami lewati adalah samping kali di kanan sepertinya tidak ada banyak gang, dan kalopun ada rasanya kecil semua bagi saya dan si driver hahaha

dan akhirnya saya menelepon ke panti, daritadi di tlp tapi ga nyambung, dan kali ini nyambung, signal telkomsel disana edge  hahaha dan pengurus minta kami menunggu disamping kali dan akan menjemput kami. akhirnya ketemu jg sama salah satu pengurus dan mengikuti dia, ternyata gang besar yang disebut orang tadi melewati sebuah jembatan kecil yang kayanya agak bahaya dilewati mobil dengan muatan banyak, Puji Tuhann.. kami mampu melewati dan sampai juga deh di sebuah sekolah tertulis TK SD SMP IMANUEL KAMPUNG SAWAH.

Ini sekolah mereka


turun dari mobil kami disambut oleh beberapa anak kecil penghuni panti, dengan muka sumringah ingin segera membatu mengangkat barang yang kami bawa. mereka bolak balik angkat barang dari depan sekolah menuju bangunan yang dipakai sebagai greja disana. mulai dari anak usia sekitar 5/6 tahun sampai belasan tahun membantu angkat barang2. ada sedikit cerita lucu saat anak kecil yang mau angkat kain pel.

anak kecil : kain pel saja, saya angkat itu saja
win : kain pel ini berat lho, ini kalo mau bawa satu saja
anak kecil (dengan tangan kanan uda penuh membawa barang lain) : kasih lagi pak, lagi kain pel
win : kamu masih kuat? ini berat 
anak kecil : kuat, kasih lagi saja, lagi

inilah penampakan si anak kecil 



setelah semua barang diangkut, gua pun ikutan masuk ke dalam greja tsb, greja ini sangat sederhana, kursi2 yang dipakai terihat berbeda jauh dengan kursi2 greja yang biasa saya datangi, penerangan lampu dan design greja tidak sama dengan greja lain yang tesebar sekitar jakarta dimana jemaat yang datang rapi, wangi, dan memakai sound system terbaik, lighting LED, monitor besar2, disana hanya sebuah greja kecil dan hanya ada 1 tv lcd kecil yang dipajang di bagian tengah greja sepertinya digunakan untuk petunjuk lagu saat kebaktian.


gua disambut oleh para pengurus panti, sebagian adalah anak-anak muda seusia gua dan beberapa ibu2. mereka pun bergegas memanggil anak-anak lain yang masih di asrama dan beberapa oma-oma.

ini sedikit percakapan gua dengan mereka :

Me : mereka tinggal dimana bu?
Pengurus : mereka tinggal di asrama yang dipisah2 utk anak laki, cewe , jompo oma dan opa berbeda rumah, sekitaran sini jg.
Me : untuk jomponya apa masih bisa jalan sendiri? 
Pengurus : ga semua bisa jalan, hanya 5 oma yang bisa jalan dan musti di tuntun juga, yang lain ada yang uda ga kuat, 1 buta, dan 1 lg sedang di rumah sakit untuk pengobatan. (dan beliau meminta pengurus lain mengajak oma2 yang bisa berjalan untuk datang ke greja)
Me : kalo anak2 pada kemana (karena gua lihat sekilas dari infonya anaknya jumlah 43 orang dan yang muncul blm sampai 43)
Pengurus : hari ini sabtu, sekolah kami hanya sampai SMP bu, jadi yang uda SMA kami sekolahi di sekolah lain, mereka masih sekolah, nanti mereka pulang naik angkot ke asrama. dan sebagian pergi melayani doa, lagi ada yang pelayanan.
Me : anak disini paling kecil umurnya berapa? dan apakah semua yatim piatu?
Pengurus : paling kecil umur 3tahun, sebagian uda ga ada orang tua, tapi sebagian lagi ada, mereka awalnya di titipkan disini karena orang tua ga punya dana untuk sekolah, disini kami punya sekolah semuanya tidak kami kenakan biaya, tapi ya begitu, mereka bilang hanya titip sebentar tapi banyak yang tidak datang lagi untuk menjenguk anaknya. kalo pun ada biasanya datang jarang2.
Me : oh, kenapa masih mau ditampung bu buat yg masih ada orang tua?
Pengurus : disini kami menajalankan dengan kasih, jadi kasian juga mereka anak kecil tidak bisa sekolah, disini kami masih ada yang mau ngajar dan membantu pendidikan mereka.
Me : apa ada dana bantuan dari pemerintah bu? 
Pengurus : ada, pemerintah kasihnya 3 bulan sekali dana BOSS namanya, untuk beli buku-buku tapi operasional sekolah semua kami tanggung, makanya sering kami tidak bisa membayar gaji guru, untungnya mereka mengerti, disini kami tidak hanya mengajar anak-anak panti saja, tapi banyak anak di kampung sini sekolah disini, kami tidak pilih mereka muslim atau kristen, semua boleh sekolah, dan kami tidak kenakan biaya. yang mengajar disini ada yang warga sekitar dan beberapa relawan guru.
Me : kalo untuk jompo, apakah mereka tidak punya anak yang mau ngurus? dan berapa lama dititipkan? apa anak nya ada kasih uang tiap bulan?
Pengurus : untuk jompo ada beberapa dari greja-greja kecil lain yang diwilayahnya mereka uda ga ada tempat tinggal jadi dititipkan disini, ada juga yang anaknya yang bawa, mereka bilang tidak bisa urus, dan ada yang lucu karena anaknya laki, istri si anak ga mau urus ibunya jadi dititip disini. kami tidak minta uang pangkal atau apa untuk masuk ke panti kami, jadi mereka ga ada bayar sih, bahkan ada yang sakit sampai meninggal pun anaknya tidak peduli lagi. kalo pas oma nya sakit kita telpon mereka selalu bilang tidak sempat datang jadi ya kita urus sebisa mungkin. kita ada suster yang bantu urus mereka buat makan dan mandi.


dan 5 oma pun masuk ke greja dan menyalami kami tamu-tamu sambil berkata "shallom, Tuhan memberkati ya" .... 


setelah gua sedikit banyak ngobrol dengan pengurus gua perhatikan memang oma-oma ada yang uda rapuh, dan juga ada yang gua curigai sedikit stress, karena diajak ngobrol ga bisa, dan melamun2. melihat ke satu arah dalam waktu yang lama.. dan juga ada yang kalo kita panggil dia ga bisa denger mungkin pendengaran nya kurang baik. adik gua mulai ngajakin si oma ngobrol, tapi mungkin sedikit ngga nyambung hahahaha

gua pun duduk dan anak-anak pada duduk dibawah, sebagian melirik perut gua, sambil tanya "kapan lahirnya, kapan? kapan" gua cm senyam senyum. dan ada lagi anak kecil tanya "bayinya uda berapa lama" hahaha pertanyaannya sedikit aneh.. gua pun menjawab "kan masih diperut belum lahir dong

anak2 sepertinya sangat senang ketika ada yang datang, mereka tertawa-tertawa memandang kami, sebagian melontarkan pertanyaan lucu dan mereka tidak terlihat sedang tertekan atau apa,

seorang anak laki-laki muncul membawa gitar dan mengajak anak lain bernyanyi, mereka pun menyanyikan pujian, dengan semangat, beberapa oma pun ikutan nyanyi, dan diakhir dengan doa makan bersama.

Ini foto mereka bernyanyi dengan khusuk


Makan siang pun dimulai, mereka makan dengan lahap. menu hari ini sederhana, gua cuma pesan nasi box isi ayam goreng, sayur, bakwan jagung dan telor balado. salah satu dari mereka bilang "lauknya banyak sekali jadi bingung makannya" hahaha 4 menu dibilang banyakkk.. mereka belum pernah menikmati makan dengan 10 menu yang sudah umum kita temui di perjamuan acara kawinan yaa,, bagaikan bumi dan pluto lol

saat makan selesai, ibu veronica yang mengurus panti pun tiba, beliau berterima kasih ke gua, sambil elus2 perut gua dan bilang, perutnya besar sekali, ini anak cowo ya... hahaha kenapa 99% orang selalu benar menebak jenis kelamin baby gua. 

ibu veronica mulai bercerita bahwa beliau sudah 23tahun membangun panti ini. awalnya tidak ada bangunan, semua bangunan ini dibangun oleh donatur yang baik2. beliau adalah perawat seperti bidan, beliau juga membuka poliklinik di sekolah utk warga sekitar dan dari dulu suka ada yang datang minta dibantu lahiran, soalnya banyak dari masyarakat sekitar dulunya kalo lahiran perginya ke dukun. katanya saat ini biaya untuk panti dan sekolah sekitar 80jt/bulan, beliau bekerja dan mengandalkan Tuhan, dulunya beliau memiliki sekolah jahit sekitar yayasan dan mengajar anak-anak muda, karena sekitar sana banyak pabrik2 dan pekerja suka minta jahit pakaian. tapi beriring waktu sekolah itu pun mulai tidak diminati dan akhir-akhir ini kebutuhan panti suka tidak memadai.
namun sekitar 1 bulan lalu, ada seorang donatur datang dan mengambil foto yayasan dan panti, donatur tsb mengatakan akan membantu ibu veronica menyebarkan info tentang yayasan ini, nah itu lah yang gua temui dari repost di path salah satu teman gua.

ibu vero mengatakan, beliau tidak ngerti memakai internet dan tidak menyangka bahwa hasil dari sebaran tsb sangat membantu mereka, sudah satu bulan ini banyak yang datang, jengukin bawain makanan dan keperluan. namum saat ini mereka blm ada donatur rutin untuk membantu, jadi masih berharap persembahan kasih yang di dapat dari ibadah greja untuk kebutuhan sehari-hari.
Akhirnya sampailah gua dengan pernyataan ingin langsung memberikan sedikit dari sisa uang sumbangan teman-teman, gua utarakan ke ibu vero, beliau bilang boleh aja kasih anak2 dan oma2 uang, tapi beliau cerita, anak2 kalo dikasih uang suka pergi ke warnet seharian, mereka di asrama ga ada net, jadi kalo ada uang pasti tujuan utamanya adalah warnet, beliau khawatir anak2 didiknya membuka situs2 aneh di net. Dan untuk oma2, sering kalo dikasih uang minta anak2 belikan mi ayam dengan saos yang berlebihan, mereka suka sakit perut pada akhirnya, mecret sehingga pengurus sibuk ngurusi oma2 buat ganti2 pampers. Bener juga sih, pernyataan ini tidak diragukan, karena pas gua dateng, anak2 terlihat bermain di lapangan sekolah dengan cuaca yang cukup panas(ya make sense kalo ada uang dibawa ke warnet hahaha).
Beliau mengatakan, kalo gua mau nyumbang uang boleh disumbangkan ke panti, karena beberapa minggu ini anak2 minta diajak ke bogor untuk liburan naik kelas, mereka sangat jarang pergi2, mereka ingin liburan ke bogor, mereka butuh dana untuk acara tsb, saat ini sudah ada 3jt dananya dari donator tapi mereka butuh sekitar 10jtan untuk sewa villa, bus dan biaya makan di bogor.
Ibu vero menyatakan, kalo gua dapat sampaikan langsung ke anak2 bahwa saya menyumbangkan uang, sehingga anak2 tau dan senang bahwa mereka kemungkinan besar jadi ke bogor. Jadi saat itu juga anak2 yang “mendengarlah pastinya” (kan kita ngobrol depan mereka hahaha) ditanya apakah mereka mau ke bogor, mereka lantas mengatakan iya mau…
Bu Vero : kalian mau ke bogor sudah berdoa kepada Tuhan agar bisa pergi ga?
Anak2 : udah bu..
Bu Vero : nah, doa kalian pelan2 terjawab, hari ini ibu novi datang memberikan donasi untuk kalian, kalian senang?
Anak2 : senang bu, terima kasih bu Noviiii….
Gua pun senyum2 dan memberikan uang yang uda gua masuki amplop lebih dari 50 amplop (sayangnya karena tidak terencana gua lupa buat foto saat gua kasih uang tsb)
Bu Vero : kalian tahu kan biaya kita besar untuk sewa bus, sewa villa dan makan disana, kita harus berdoa ya agar semua terkumpul dan kita jadi ke bogor.
Anak2 : iya bu..

Dan pada akhir cerita mereka mulai mendoakan semua yang datang, gua uda infokan ke bu vero, bahwa ini semua bukan dari gua, tapi dari teman2 yang mengalang gua hanya sebagai pelaksana, tolong doakan juga orang2 yang buat semua donasi ini berarti buat anak2. Beliau katakan iya akan kami doakan, setiap hari mereka punya 5 persekutuan doa bersama, beliau menginfokan kepada salah satu pengurus lain untuk mendoakan kita yang memberi.

Gua pun berpamitan dengan ibu vero, dan beliau memberikan kartu namanya, pesannya, kalo ada oma opa ga ada rumah bisa didatangkan.. hahaha jangan sampe ya gua ketemu orang tidak mau merawat orang tuanya…
Kami pun berfoto bersama, untuk oma-oma tidak mau berdiri karena memang agak susah berdiri, dan ada yang masih makan belum habis2 uda satu jam dan ada yang mukanya agak bingung gt sih, jadi gua biarkan mereka tetap duduk di tempat mereka.
Saat gua melangkah pulang, anak2 mulai datang dan menyalami dan mencium tangan gua… wahhh untung gua dah cuci tangan tadi habis nyuir ayam goring lol

Dan gua berjalan masuk ke mobil, sebelum masuk anak seorang anak kecil lagi yang mendatangkan gua dan salam lagi dan cium tangan lagi dan bilang terima kasih.. senang ya bisa membuat banyak orang bahagia dengan kehadiran dan usaha menggalang dana yang selama ini blm pernah gua lakukan.

Pegawai2 gua pun terlihat hepi, kami belum pernah mengadakan acara seperti ini sebelumnya, selama ini hanya ikutan nyumbang aja tapi ga berpartisipasi secara langsung. Hadir di antara mereka membuat kami dapat merasakan bahwa banyak orang di luar sana kekurangan dan memiliki rasa syukur lebih besar daripada kami  yang sudah berkecukupan.

Perjalanan pulang pun ditempuh sekitar 1 jam-an untuk sampai ke kantor kembali. Dan semua kerjaan uda lah.. senin aja dikerjakan, hari ini cukup melelahkan, gua aja merasa tepar apalagi mereka yang duduk dengan space kecil merangkul nasi box dibelakang tadi pagi…

Ini acara amal pertama yang gua adakan, semua bisa berjalan karena bantuan teman2 yang memiliki jiwa besar untuk membantu sesama, next time kita adakan lagi ya… dan semoga lebih terorganisir dan makin banyak yang mau terjun langsung agar mendapatkan feel nya..

Special thanks buat wenny dan group emak rempong jambi yang uda bantu repost2 dan mengalang dana dari teman2 lain yang saya pun ga kenal tapi datang atas dasar percaya dan keinginan berbagi..

Keep blessed to bless others yaaa…




1 comment:

  1. ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬
    Semoga kebaikanmu dibalas dengan kebaikan yang melimpah. :)
    ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬

    ReplyDelete