Siapa yang tidak bahagia menantikan anak pertama, saya rasa semua pasangan dan keluarganya akan sangat bahagia, Hal ini pun dirasakan oleh Ferdianto Louren dan Wenny Winata. Di usia kandungan 6 bulan, seperti pasangan calon orang tua baru pada umumnya, mereka melakukan check 4D untuk mendeteksi bentuk tubuh si mungil yang tak lama lagi hadir mewarnai hidup mereka. Tapi siapa sangka, hasil 4D malah memberikan sebuah ketidakpastian kesehatan si bayi, Betul, dari hasil 4D dokter yang memeriksa mengatakan kemungkinan ada kelainan jantung.
Mereka pun pergi ke berbagai macam dokter, mulai dari referensi banyak teman, mereka datangi untuk mendapat kepastian, berharap pernyataan dokter sebelumnya salah. beberapa dokter mengatakan "mungkin ada kelainan, tapi tidak bisa dipastikan, karena saat bayi di dalam kandunganm sangat sulit mendeteksinya", ada pula yang mengatakan "tidak perlu khawatir, berat badan nya bagus, tidak ada kelainan, bila ada kelainan, berat badan nya tidak akan naik sebagus ini".
Kalo teman2 ada di posisi mereka, apa yang akan dipikirkan???
kalo saya : "just positive thinking, let it be, it has been the gift, let it be"
dan benar, mereka memilih untuk berpikir positif, biar apa yang sudah Tuhan berikan menjadi sebuah berkat, tidak perlu dikhawatirkan.
dan hari yang ditunggu pun tiba, pada tgl 08 September 2016, stlh 38 weeks dalam kandungan, dia lahir dengan berat 3.31kg dan panjang 50cm.namanya Kenichi Wayne Louren.setelah lahir, kenichi sudah menjalankan proses pemeriksaan jantung untuk memastikan masalahnya, dan terjadi takdir memberikan kenichi sebuah julukan "little smurf", dia mengalami kelainan jantung kompleks, awalnya orang tua kenichi merujuk ke Siloam, Harapan Kita dan terakhir ke RSCM. Semua dokter memastikan bahwa kondisi little smurf tidak memungkinkan untuk di operasi di indonesia, keterbatasan alat medis dan pengalaman. mereka menyarankan untuk membawa kenichi ke Malaysia atau Singapura agar dapat memulihkan jantungnya.
Kita Tahu, operasi di Malaysia lebih murah dari Singapura, maka Malaysia menjadi sebuah harapan besar keluarga Kenichi, Namun sebuah kesedihan mendalam di dapatkan nya, dokter di Malaysia tidak berani memberikan garansi keselamatan, hanya 30-50% chance kehidupan, dan bila dibiarkan tanpa operasi, perkiraan dokter kenichi hanya bertahan sekitar 1 tahun. Sungguh pilu dan hampir putus harapan keluarga. Namun, mungkin malaikat membisikan semangat pada keluarga untuk tidak menyerah, Kenichi dibawa ke singapura, atas info teman2 lain yang pernah mengalami hal yang sama, disarankan untuk mendapatkan perawatan medis di KK hospital, benar saja, di KKH kenichi di perkirakan sembuh dengan persentase 80-90%, bagaikan sebuah tanaman yang hampir mati karena gersangnya panas tiba2 disirami air. Keluarga mencari bantuan dana dari kanan kiri, pinjaman sana sini, aset yang ada segera ingin dijual, kenapa tidak? ini sebuah kehidupan yang dipertaruhkan.
Namun sedikit keterhambatan, pihak RS meminta cash estimasi biaya sekitar 700jt sebelum dirawat. kembali, keluarga shock, tidak dapat menerima, begitu murahkan harga kehidupan ini? sehingga semua harus dengan uang dan uang dan uang.
Postingan kami sudah berjalan 3 hari saat berita kenichi batal operasi. Kami percaya doa terus mengalir buat little smurf. akhirnya keluarga bertemu dokter shankar yang mau membantu dan bila boleh lebih toleran untuk meringankan biaya, tidak mengharuskan dana disiapkan langsung, namun operasi dapat dilakukan terlebih dahulu.
pasti tau cerita bruce wayne si batman, seorang kaya raya, dermawan, dan superhero, sayang bruce wayne hanya sebuah cerita karangan dari DC comics, mungkin kalo kenyataan, si Kenichi Wayne bisa sedikit mengerakan hati si billionaire pemilik Wayne Enterprise (maaf saya seorang pencinta serial superhero DC comics yang berusaha menyambungkan cerita).
Kenichi Wayne Louren satu ini, memiliki ayah bernama Ferdianto Louren, karyawan swasta di sebuah bank swasta, ibunya Wenny Winata, pekerja di perusahaan swasta juga, mereka masih cukup muda dan tidak punya "kemapanan" untuk biaya operasi ini. Mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan di pinggiran jakarta, berasal dari kota kecil di indonesia, merantau ke jakarta untuk sebuah harapan penghidupan lebih baik. Berbeda dengan beberapa orang yang diusia muda sudah memiliki mobil mewah, usaha keluarga yang maju, rumah besar, dan keliling dunia menikmati hidup. Kesederhanaan ini lah yang saya dapatkan dari teman saya Ferdianto Louren. Maka saya dan teman2 sekolah lain peduli, bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk ada ketika teman kami mengalami masa sulit.
Saya yakin, teman2 semua pernah mengalami masa sulit, ketika itu kita berharap dukungan dari orang lain ada, dan kita tahu betapa sedihnya ketika dukungan itu tidak ada. Maka, disini saya mengajak teman2 untuk ada saling membantu agar rasa sedih tidak semakin dalam pada keluarga kecil ini.
Dukungan tidak harus berupa dana, Doa adalah terpenting bagi Kenichi, karena saya orang percaya bahwa dua atau lebih orang berdoa kepada Tuhan , maka Tuhan akan hadir mendengarkan doa tsb.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Kenichi dan keluarga.
psnovi


Semoga Ken2 segera pulih ya mbak... Semoga keluarga di beri kekuatan...
ReplyDeleteSemoga Ken2 segera pulih ya mbak... Semoga keluarga di beri kekuatan...
ReplyDelete